laraskan persepsi, satukan langkah, berlari menuju perubahan. pasti bisa!.

Dalam pembelajaran di kelas secara reguler dihadapkan pada target pembelajaran yang harus diampu. Kegiatan penelitian tindakan bertujuan untuk melakukan suatu pendekatan terhadap proses pembelajaran dan memandang guru sebagai hakim terbaik terhadap keseluruhan pengalaman pembelajaran.
Dengan demikian, penelitian tindakan kelas dapat menjembatani kesenjangan antara teori dengan praktek pembelajaran bahkan guru didorong untuk mengembangkan diri melalui konsep-konsep dan teorinya. Penerapan penelitian tindakan kelas memosisikan guru sebagai seorang penelilti yang berkolaborasi dan melakukan penelitian bersama rekan-rekannya, yaitu para peserta didik dan orang-orang yang terlibat di sekitarnya, sehingga guru didorong untuk sadar bersikap ilmiah dan profesional, sehingga mampu mengembangkan kompetensinya secara optimal, baik kompetensi profesional, sosial, maupun kompetensi personal dan spiritual.

Syarat ketercapaian sebuah pembelajaran dibuktikan dengan adanya (tolok ukur) indikator ketercapaian materi dimana ada ketetapan Kompetensi dasar dalam setiap pembelajaran. Berkaitan pula dengan Kriteria Ketuntasan Minimal yang harus dicapai oleh peserta didik. Penetapan KKM tersebut dapat ditentukan melalui prasyarat tertentu semisal daya dukung guru, intake siswa, ketersediaan sarana prasarana dan tingkat kesulitan materi pembelajaran.Dalam pelaksanaannya, masih banyak guru yang melakukan kesalahan dalam memknai PTK ini. Kesalahan umum yang sering dilakukan misalnya berkaitan dengan aktivitas pembelajaran, seringkali yang ditonjolkan adalah aktifitas gurunya bukan aktifitas peserta didik.

Aspek yang harus ditonjolkan dalam pelaksanaan PTK adalah perbaikkan proses atau peningkatan kualitas pembelajaran. Persiapan awal yang biasa dilakukan dalam pelaksanaan PTK ini adalah menemukan kesenjangan materi pembelajaran dengan ketercapaian kompetensi yang harus peserta didik capai. Setelah melalui beberapa kali pengulangan melalui kegiatan remedial namun masih terdapat kesenjangan maka hal tersebut layak untuk dilakukan Penelitian Tindakan Kelas. Selanjutnya dilakukan penyusunan proposal, mencakup pelaksanaan maupun pelaporannya.

prestasi belajar merupakan ukuran sejauh mana peserta didik menguasai bahan pelajaran yang telah diajarkan.Hal yang tak kalah penting dalam prestasi belajar adalah Ketuntasan Kriteria Minimal (KKM). KKM merupakan acuan standar penilaian minimal sehingga siswa bisa dikatakan berhasil dalam belajar.Jadi prestasi belajar adalah “alat ukur ketuntasan belajar yang biasanya dilakukan dengan memberikan tes berdasarkan standar KKM” tidak perlu cari teori dari luar , menentukan indikator keberhasilan PTK. PTK tdk sama dengan penelitian umumnya. PTK punya ciri khas dan karekteristik yang unik. seali lagi bkan skripsi, bukan disertasi dsbnya

Kebanyakan guru2 menetapkan/mematok indikator keberhasilan dalam melaksanakan siklus PTKnya mematok ketntasan individu ≥ 65 dan klasikal ≥ 85%. padahal pelaksnaan PTK mengikuti kurikulum yang berlaku , dan tidk menggangu program kurikulum yangdilaksanakan oleh sekolahnya. artiny indikator keberhasilan sialhkan gunakan KKM KD sesuai materi yang dibahas pada siklus penelitian PTK nya.dan tidak harus 85%, jika anda belum puas 85% tetpkan 90 atau 100% . KTSP itu fleksibel. beda dengan PTK yg dilaksnakan sebelum KTSP, karena semuanya di aur pusat. sekarang KTSP 2006 atau KTSP 2013 (Kurnas) sangat fleksibel. Tidak perlu mencari teori lain diluar kurikulumsekolah umtk menentukan indikator kenerhasilan PTK-nya. Lain halnya skrpsi umum. semoga bermanfaat.
araskan persepsi, satukan langkah, berlari menuju perubahan. pasti bisa!
seorang guru harus menguasai aspek “pembelajaran” dan Aspek Penilaian”. jika tk maaka anda akan terkecoh oleh argumen yang keliru.Baca dan Kuasai Kurikulum yang berlaku sekarang. tinggalkan regulasi yang kadaluarsa. pasti bisa menuju perubahan.
rofesi Guru adalah panggilan jiwa. Peran guru tak hanya sebatas menjadi guru kurikulum yang ruang kerjanya dibatasi tembok ruang kelas, tetapi juga menjadi guru inspiratif dalam ruang kreativitas yang nyaris tak terbatas hingga mampu memberikan inspirasi kepada peserta didiknya agar kelak menjadi generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional, spiritual, dan sosial.

mari bapak iibu guru, pngawas, kepla sekolah laraskan persepsi, satukan langkah, berlari menuju perubahan. pasti bisa!.
Apa gunanya bimbet KTPS kerkali kali kalau masih pake regulasi yg kadaluarsa. kurikulum sekarang fleksibel. tdk boleh ada kata harus begini,harus begitu seperti jaman waktu sentral pendidikan, kurnas sesui kebuthan sesuai sikon,asal tdk bertentngan dengan peraturan yg berlaku. silahkan kreatifitas guru. kurnas hanya menampilkan standar minimal. kembangkan, bila perlu jadikan best praftice guru.!
jika masih ada kepsek atau pengawas yang berpola ” harus begini, harus begitu, bisa terpasung kraetifitas guru kalao begitu polanya. Biarkan guru kreatif mengembangkan dirinya. asal tdk bertentangan dengan peraturan yg berlaku. ayo bp ibu guru maju terus. baca dan kuasai aspek pembelajaran dan penilaian dalam kurikulum sekarang. anda pasti bisa berargumntasi dengan kepsek dan ppengawasnya. semga bermanfaa
memang dunia pendidikan sekarang ini dibuat aneh: yang menilai lomba prestasi guru adalah guru yang tdk pernah mengikuti lomba apalagi mendpat prestasi,alhasil produk yg dihasilkan acak-acakan.Begitu pula. Guru yang menilai PTK kenaikan pangkat ,tapi tdk pernah melaksanakan/membuat PTK, hasil nyapun membuat Guru jadi bingung, .telepon pun berdering hampir tiap saat. , bertanya seputar catatan penilai: 1; kkm tdk boleh dijadikan krieria keberhasilan disuruh cari teori lain, saya jawab: seperti yang saya posting terdahulu..(KKM sebaknya utk guru yg melaksanakan PTK). kalau orang luar meneliti tentang pengaruh, atau hubngan, dll di sekolah anda tdk usah pake KKM .silahkan pake analisis yg lain.
2.Kata Kunci pada absrtak harus di atas. kalau ditulis dibawah dicoret alias tdk boleh, harus di atas dan kalimat pada absrak harus numpuk tdk boleh ada alinea..Saja jelaskan masalah kata kunci tdk prinsip boleh boleh saja atas atau bawah, kecuali mahasiswa yang terikat oleh pedoman penulisan skripsi yang menjadi kitabnya, ya itu harus di ikuti.guru yg ber PTK silakan pake referensi mana saja asal di atas thn 2000 (presentasi Arikunto thn 2010 saat penguatan pengawas sekolah),,dan yg utaman buku 1,2,3,4,dan 5 pedoman PKB. ( 3.).Jika dalam laporan ditulis dilaksanakan 2 siklus, langsung dicoret. dengan catatan drimana anda tau 2 siklus?. saya jawab, PTK itu adalah menulis kembali hasil penelitiannya yg sudah dilaksanakan dan saat penelitian telah tuntas mencapai indikator keberhasilan 2 siklus,makanya ditulus 2 siklus. bukan direncanakan lagi 2 siklus. kalau direncanakan 2 siklus namanya proposal ptk, bukan laporan PTK.(4).apakah Data harus ditulus dalam lapotan. saya jabaw yang ditulis dalam laporan itu dk perlu semua hasil namlisis data. cukup ringkasan datanya. data lengkap simpan dilampiran,
Namun demi naik pangkat yah ikutin aja catatanya .benar salahnya PTK itu ga usah mikirin karena penilaian tdk boleh diprotes .
Sang guru adalah sebuah kolam dimana engkau bisa belajar bagaimana untuk berenang. Dan tatkala engkau telah mahir berenang, seluruh Samudera adalah milikmu. Dan pada saat itulah engkau adalah MURID sekaligus GURU bagi dirimu sendiri dalam kehidupan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s