TENTANG PTK

 

  1. Mengapa perlu PTK?

–          Penggantian paradigma penelitian.

–          Jembatan utama praktek dan teori.

–          PTK bisa membuat perbaikan realitas sosial.

–          Revolusi ilmiah Robert Khun merubah model posivistik menjadi non posivistik

  1. Apa isi latar Belakang?

–          Kesenjangan antara das solen dan das sein

–          Harapan dan kenyataan

  1. Apa saja langkah siklus penelitian? (189)

–          Perencanaan (tambahan ada di halaman 8)

  1. Menetapkan alternatif peningkatan efektivitas pembelajaran
  2. Membuat perencanaan Pembelajaran
  3. Melatih cara mengajar/menyampaikan bahan
  4. Melengkapi peralatan yang diperlukan
  5. Membuat lembar observasi/format observasi
  6. Mendesain alat evaluasi.

–          Pelaksanaan (tambahan ada di halaman 8)

  1. Melaksanakan pembelajaran
  2. Mengingat metode yang cocok
  3. Melakukan interaksi yang positif
  4. Membagikan format

–          Observasi (tambahan ada di halaman 9)

  1. Mentes
  2. Mengobservasi dengan

–    bertanya

–    memberi kuesioner

–    melakukan wawancara

–          Refleksi

  1. Membuat analisis kelemahan/kekuatan yang timbul akibat/setelah diberi pembelajaran
  2. Memberi pertimbangan/renungan/interpretasi
  3. Memberi komentar/tambahan
  4. Mencatat hal-hal yang muncul/gangguan-gangguan yang ada/aktif atau tidaknya siswa
  5. Mencatat / membuat rangkaian
  6. Refleksi terhadap hasil wawancara, unjuk kerja, test
  7. Sudah terjadi atau belum?
  • Perubahan/kriteria perubahan
  • Perbaikan
  • Peningkatan
  1. Apa saja Kendala-kendala Guru?

–          Unsur kemalasan

–          Lemahnya pemahaman konsep-konsep PTK

–          Belum mampu dilakukan / belum ada yang membimbing

–          Sulit mencari acuan sehingga yang dinamakan refleksi belum ditahu

–          Misi / visi sekolah tidak dilaksanakan dengan PTK.

  1. Analisis PTk adalah descriptive maksudnya?

–          Membandingkan

–          Mengklasifikasikan

–          Mencari prosentase

–          Menggambarkan, dengan skala, gambar, grafik, mean, median, modus, simpangan baku, frekuensi, chart. (hal. 111)

  1. Bisakah ada hipotesis di PTK?

–          Bisa : contoh

1)      Dengan giat memberikan keterampilan membaca, nilai membaca siswa akan meningkat.

2)      Dengan melatih dan mengembangkan keterampilan intelektual siswa, pembelajaran sejarah akan lebih efektif.

3)      Jika kebiasaan berlatih ditingkatkan lewat penugasan, maka kecepatan mengerjakan soal-soal akan meningkat.

4)      Jika orangtua/wali murid diikutkan dalam pembuatan rencana sekolah maka partisipasi orangtua/wali muird akan meningkat.

–          Semakin baik hipotesis, semakin tinggi kualitas penelitian (hal. 72).

  1. Kelemahan apa yang ada dalam menyusun PTK?

–          Kelemahan menyusun hipotesis.

–          Kelemahan mencari sumber kajian teoritis.

–          Kelemahan membuat refleksi.

–          Kelemahan dalam pembahasan hasil.

  1. PTK itu kualitatif atau kuantitatif?

–          Bisa kualitatif, bisa kuantitatif bisa keduanya (hal. 72-73)

–          Hipotesis harus dapat diuji secara empirik (pengalaman yang dijumpai dari alam ini sebagai sumber pengetahuan – halaman 72).

  1. Tahukah anda dengan design penelitian?

–          Design model siklus.

  1. Apa yang disebut triangulasi?

–          Mencari data lain yang digunakan untuk mencek kebenaran sesuatu (hal. 101).

–          Memastikan sesuatu dari beberapa sudut pandang (hal. 102).

–          Membuat data menjadi akurat dengan berbagai cara.

  1. Bagaimana caranya biar penelitian lebih akurat?

–          Lebih lama dilakukan, lebih banyak kali observasi.

–          Gunakan berbagai/lebih banyak teori.

–          Ambil data dari berbagai suasana, waktu, tempat.

–          Buat berbagai suasana dalam mencari data.

–          Ambil data dari berbagai nara sumber / guru lain.

–          Gunakan berbagai metode atau cara analisis data.

–          Gunakan alat lebih banyak seperti rekaman, catatan, dll.

  1. Bagaimana cara menganalisis data?

–          Data kuantitatif dari quesioner atau tes prestasi belajar dianalisis dengan statistik dengan mencari: prosentase, mean, median, modus, simpangan baku, frekuensi, tabel, grafik, chart, dll) (halaman 111.

–          Data kualitatif dengan menggolongkan, mengklasifikasikan, memilah, menguraikan, membagi.memecah-mecah, mempolakan (111).

  1. Apa beda PTK dengan penelitian biasa

–          PTK untuk perbaikan, penelitian biasa untuk generalisasi.

–          PTK oleh guru, penelitian biasa bisa pakai orang lain.

–          PTK untuk perbaikan pengajaran, PB untuk tested knowledge

  1. Kapan mulai PTK?

–          1952 – 1953 (halaman 31).

–          Indonesia 1966-1967 (halaman 35).

  1. Apa saja syarat-syarat penulis Karya Tulisan Ilmiah? Ada di buku lain.
  2. Kegiatan nyata yang telah dilakukan guru dalam upaya meningkatkan profesionalismenya yang dinilai? Ya.
  3. Apa kebenaran datanya? Ya.
  4. Apakah dasar-dasar teorinya yang benar? Ya.
  5. Apa abstraknya? Bukan.
  6. Perbaikan mutu praktek pengajaran? Ya.
  7. Apa uji statistiknya? Tidak mesti.
  8. Apa Kepala Sekolah mesti membuat PTK? Ya.
  9. Apa guru melakukan sesuatu tindakan? Ya.
  10. Peserta didik memperoleh hasil yang lebih memuaskan? Ya.
  11. Metode ajar yang baik? Ya.
  12. Model-model pembelajaran sebagai inovasi? Ya.
  13. Aturan metogologisnya? Ya.
  14. Cara memperoleh data, dll? Ya.
  15. Bisa tanpa melakukan kegiatan? Tidak.
  16. Siklusnya? Ya
  17. Jadwalnya? Ya.
  18. Kelas yang sama, pelajaran yang sama, guru yang sama? Ya.
  19. Apa ruangannya? Tidak.
  20. Boleh dimana saja? Boleh asal ada sekelompok murid, misalnya: di lab, di perpustakaan, di bawah pohon asam, atau bahan-bahan yang sama dan guru yang sama pula.
  21. Oleh guru, oleh Kepala Sekolah, oleh pengawas atau oleh orang-orang atau badan-badan? Ya dalam bentuk penelitian tindakan.
  22. PTK dibuat tanpa merubah situasi rutin guru? Ya.
  23. Perlu merubah jadwal rutin guru mengajar? Tidak.
  24. Apa yang statis? Tidak, yang dinamis.
  25. PTK sama dengan experiment berkesinambungan? Ya, karena dilakukan berulang-ulang, terus-menerus.
  26. Apa ada SWOT di PTK? Yang PTK mulai dengan itu.
  27. Apa data empiris/empirik? Ya, berkaitan dengan pengalaman.
  28. Yang disebut sistematik? Semua unsur terkait satu sama lain dalam sistim tentang objek yang diteliti.
  29. PTK menyangkut pembelajaran. Pembelajaran adalah sistem. Pengertiannya adalah bila pembelajaran sangat erat kaitannya dengan objek yang diliti, misalnya: alat yang digunakan, jadwal waktu, materi, dll.
  30. Apa ada pola SMART? Ya. Apa artinya SMART? Artinya, singkatan dari: Specific, Managable, Acceptable/dan Acheivable, Relaistic, Time Bound/diikat oleh waktu).
  31. Apa yang perlu ditingkatkan dalam PTK? Metode, cara, strategi, pendekatan, proses, dsb.
  32. Bolehkah siswa mengamati temannya? Boleh, tapi jangan menyebut topik yang mau diteliti.
  33. Metode lomba kelompok menghitung bangun ruang. Apakah sebuah contoh penelitian yang bagus? Ya.
  34. PTK bisa disebut penelitian kolaborasi? Ya, karena guru dan murid berkolaborasi, yang memberi (guru), yang mengamati (murid).
  35. Apakah yang dinilai keterlaksanaan metode ketika tindakan terjadi? Ya.
  36. Subjek penelitian adalah siswa? Ya.
  37. PTK ada populasi dan sempel? Tidak.
  38. Yang dinilai dalam PTK adalah hasil tindakan? Ya.
  39.  Yang dinilai dalam PTK adalah peristiwa-peristiwa ketika tindakan berlangsung? Ya.
  40. Yang dinilai dalam PTK adalah Rencana tindakan? Ya.
  41. Yang dinilai dalam PTK adalah Langkah-langkah riil yang dilakukan? Ya.
  42. Yang dinilai dalam PTK adalah 4 tahap dalam siklus? Ya.
  43. Yang dinilai dalam PTK adalah hal-hal yang unggul dalam tindakan? Ya.
  44. Yang dinilai dalam PTK adalah 20 siklus? Tidak, 2 siklus boleh, 3 boleh.
  45. Yang dinilai dalam PTK adalah cara analisis data? Ya.
  46. Di PTK ada metode ilmiah? Ada, yaitu cara berpikir deduktif dan induktif juga verifikasinya.
  47. Apa guru boleh bekerjasama dengan peneliti? Boleh.
  48. Apa guru sebagai pelaku dan sebagai peneliti? Keduanya.
  49. Mutu praktek mengajar hal yang terpenting dalam PTK? Ya.
  50. Berapa lama membuat PTK? 2-3 bulan setidaknya.
  51. Apa perlu Abstract? Bisa diisi, bisa tidak.
  52. Abstrak berisi apa? (Supardi, halaman 82) berisi: a) permasalahan, b) tujuan, c) prosedur pelaksanaan, d) hasil penelitian. Reading VI → B, P, M, R, C
  53. Tanggal pembuatan sesuai jadwal? Ya.
  54. Boleh sama dengan etman? Tidak boleh!
  55. Masalah yang luas? Tidak perlu.
  56. Apa KTI kedaluwarsa? Yang dibuat sebelum masa penilaian (halaman 88, Supardi).
  57. Apa Triaggulasi? Menggunakan berbagai sumber data untuk meningkatkan kualitas penilaian (halaman 128-129).
    1. Theoritical triaggulasi – yang digunakan adalah teori-teori.
    2. Data triaggulasi – mengambil data dari berbagai suasana, waktu, tempat, jenis.
    3. Source triaggulasi – data diambil dari beberapa sumber.
    4. Method triaggulasi – berbagai metode digunakan.
    5. Instrumental triaggulasi – berbagai jenis/alat
    6. Analytic triaggulasi – berbagai cara analisis

 

One thought on “TENTANG PTK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s