BAHAN PENATARAN SUPERVISI AKADEMIK

 

  1. I.                   Supervisi Akademik

Supervisi

Super    :    higher in rank/higher than others

Vision   :    kemampuan melihat yang betul terlihat

= inspeksi, penelitian, pelatihan, bimbingan, penilaian (Gregorio, 1966 dalam Depdiknas, 2008)

 

Supervisi Akademik

Membantu guru mengembangkan kemampuannya mengelola proses pembelajaran dan pencapaian tujuan pembelajaran (Clickman, 1981 dan Daresh, 1989).

 

Supervisi Akademik :

  1. Tidak terlepas dari penilaian unjuk kerja guru dalam mengelola pembelajaran (Depdiknas, 2008: 9).
  2. Bantuan terhadap guru dalam mengelola proses pembelajaran (Sergivanni, 1987).
    1. Apa yang terjadi di dalam kelas?
    2. Apa yang dilakukan guru dan murid-murid?
    3. Aktivitas-aktivitas mana yang berarti bagi murid?
    4. Aktivitas-aktivitas mana yang berarti bagi guru?
    5. Apa yang benar dilakukan dan apa yang tidak benar dilakukan guru?
    6. Apa kebaikan dan kekurangan-kekurangan guru?

 

  1. II.                Prinsip-prinsip Supervisi Akademik
    1. Hubungan kemanusiaan yang tetap baik
    2. Dilakukan berkesinambungan
    3. Demokratis, supervisor tidak mendominasi
    4. Integral dengan program pendidikan
    5. Komprehensif, mencakup seluruh aspek pengembangan akademik
    6. Konstruktif, bukan mencari kesalahan
    7. Objektif

 

  1. III.             Metode dan Teknik Supervisi Akademik
    1. Metode Individual
    2. Metode Kelompok

 

  1. Metode Individual
    1. Teknik pertemuan individual
    2. Teknik kunjungan individual
    3. Teknik kunjungan lab
    4. Teknik penilaian guru
    5. Teknik pemberian petunjuk pembelajaran
    6. Teknik kunjungan kelas
    7. Teknik observasi kelas
    8. Teknik kunjungan antarkelas
    9. Teknik menilai diri sendiri
  2. Metode Kelompok
    1. Teknik kepanitiaan
    2. Teknik kerja kelompok
    3. Teknik baca terpimpin
    4. Teknik demonstrasi pembelajaran
    5. Teknik darmawisata
    6. Teknik kuliah
    7. Teknik diskusi panel
    8. Teknik pertemuan organisasi profesional
    9. Teknik pertemuan guru
    10. Teknik konfrensi kelompok/lokakarya

 

 

 

KISI-KISI DAN INSTRUMEN PENELITIAN

  1. A.    Kisi-kisi Instrumen Kompetensi Pengawas SD, Instrumen Kompetensi Pengawas Sekolah dan Kalibrasinya

Tujuan penggunaan kisi-kisi adalah untuk merumuskan setepat mungkin ruang lingkup dan tekanan tes dan bagian-bagiannya, sehingga perumusan tersebut dapat menjadi petunjuk yang efektif bagi penyusun tes, terlebih-lebih bagi perakit soal (Suryabrata, 2000: 60-61).

Di bawah ini disajikan kisi-kisi yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian.

  1. 1.      Kisi-kisi instrumen kompetensi pengawas sekolah (diambil dari kompetensi pengawas sekolah Permendiknas No. 12 tahun 2007)

Tabel 01. Kisi-kisi Kuesioner Kompetensi Pengawas SD

Dimensi Kompetensi

Kompetensi

Indikator

Nomor Butir

Jumlah Butir

Kompetensi Kepribadian Memiliki tanggung jawab sebagai pengawas satuan pendidikan Menyusun program kunjungan ke sekolah-sekolah binaan

1

2

Melaksanakan tugas sesuai yang disusun

2

Kreatif dalam bekerja dan memecahkan masalah baik yang berkaitan dengan kehidupan pribadinya maupun tugas-tugas jabatannya Apabila ada masalah di sekolah, mau membantu pemecahannya dengan kesigapan pribadi agar tidak menuntut imbalan

3

1

Memiliki rasa ingin tahu akan hal-hal baru tentang pendidikan dan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang menunjang tugas pokok dan tanggung jawabnya Mau berupaya menemukan hal-hal baru tentang pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni

4

1

Menumbuhkan motivasi kerja pada dirinya dan pada stake holder pendidikan Kemampuan menumbuhkan motivasi kerja

5

1

Kompetensi supervisi manajerial Memiliki metode, teknik dan prinsip-prinsip supervisi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di sekolah Mampu melaksanakan teknik-teknik dan prinsip-prinsip supervisi demi peningkatan mutu pendidikan

6

1

Menyusun program kepengawasan berdasar visi dan misi, tujuan dan program pendidikan sekolah Tepatnya penyusunan program kepengawasan sesuai visi, misi, tujuan dan program sekolah

7,8

2

 

 

  Menyusun metode kerja dan instrumen yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi pengawas sekolah Kemampuan menyusun metode kerja dan instruman

9,10

2

Menyusun laporan hasil-hasil pengawasan dan menindaklanjutinya untuk perbaikan program pengawasan berikutnya Kemampuan menyusun laporan hasil pengawasan dan membuat perencanaan tindak lanjut

11,12

2

Membina kepala sekolah dalam pengelolaan dan administrasi satuan pendidikan berdasar manajemen peningkatan mutu pendidikan Menguasai manajemen peningkatan mutu untuk pembinaan sekolah

13

1

Membina kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan bimbingan konseling di sekolah Menguasai cara-cara bimbingan dan konseling

14

1

Mendorong guru dan kepala sekolah dalam merefleksikan hasil-hasil yang dicapainya untuk menemukan kelebihan dan kekurangan dalam melaksanakan tugas pokoknya di sekolah Mencek kelebihan-kelebihan dan kekurangan-kekurangan hasil yang dicapai kepala sekolah dan guru dalam melaksanakna tugas

15

1

Memantua pelaksanaan standar nasional pendidikan dan memanfaatkan hasil-hasilnya untuk membantu kepala sekolah dalam mempersiapkan administrasi sekolah Kemampuan memantau 8 standar pendidikan dalam membantu kepala sekolah mempersiapkan akreditas sekolah

16

1

Kompetensi supervisi akademik Memahami konsep, prinsip, teori dasar, karakteristik dan kecendrungan pengembangan tiap mata pelajaran di SD/MI Kemampuan memahami konsep, prinsip, teori dasar, karakteristik dan kecendrungan tiap mata pelajaran yang ada di sekolah

17

1

Memahami konsep, prinsip, teori/teknologi, karakteristik dan kecendrungan perkembangan proses pembelajaran/bimbingan tiap bidang pengembangan di SD Kemampuan memahami konsep, prinsip, teori/ teknologi, karakteristik, dan kecendrungan perkembangan pross pembelajaran/bimbingan pembelajaran di SD

18,19

2

 

 

 

 

 

  Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap mata pelajaran di SD berdasarkan standar isi, standar kompetensi dan kompetensi dasar dan prinsip-prinsip pengembagan KTSP Kemampuan memahami silabus mata pelajaran SD berdasar standar isi, standar kompetensi, standar kompetensi lulusan, kompetensi dasar dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP

20, 21

2

Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/ metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa melalui mata pelajaran Kemampuan membimbing guru memilih dan menggunakan strategi/ metode/teknik pembelajaran/bimbingan untuk pengembangan potensi siswa melalui mata pelajaran

22,23

2

Membimbing guru dalam menyusun  RPP mata pelajaran Kemampuan membimbing guru membuat RPP

24

1

Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/bimbingan (di kelas, laboratorium dan/atau di lapangan) untuk mengembangkan potensi siswa pada tiap mata pelajaran Kemampuan membimbing guru dalam melaksanakan pembelajaran bimbingan di kelas, lab dan/atau di lapangan untuk pengembangan potensi siswa pada tiap mata pelajaran

25,26

2

Membimbing guru dalam mengelola, merawat, mengembangan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran Kemampuan membimbing guru dalam mengelola, merawat, mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran tiap mata pelajaran

27,28, 29

3

Memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran Kemampuan memotivasi guru untuk memanfaatkan teknologi informasi untuk pembelajaran

30

1

Kompetensi evaluasi pendidikan Menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran/bimbingan sekolah Kemampuan menyusun kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan dan pembelajaran

31,32

2

Membimbing guru dalam menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam pembelajaran/ bimbingan tiap mata pelajaran Kemampuan membimbing guru menentukan aspek-aspek yang penting dinilai dalam tiap mata pelajaran

33

1

 

 

 

 

 

  Menilai kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya untuk meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan tiap mata pelajaran Kemampuan menilai kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pembelajaran tiap mata pelajaran

34,35

2

Memantau pelaksanaan pembelajaran/bimbingan dan hasil belajar siswa serta menganalisisnya untuk perbaikan mutu pembelajaran/bimbingan mata pelajaran Kemauan memantau guru mengajar di kelas, menganalisis hasil pemantauan untuk perbaikan mutu pembelajaran

36,37

2

Membina guru dalam memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pendidikan dan pembelajaran/bimbingan mata pelajaran Kemampuan membina guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pembelajaran

38

1

Mengolah dan menganalisis data hasil penilaian kinerja kepala sekolah, guru dan staf Kemampuan mengolah dan menganalisis hasil penilaian kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah

39,40

2

Kompetensi penilaian pengembangan Menguasai berbagai pendekatan, jenis dan metode penelitian dalam pendidikan Penguasaan berbagai pendekatan, jenis dan metode penelitian pendidikan

41

1

Menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasa maupun untuk pengembangan karirnya sebagai pengawas Kemampuan menentukan masalah kepengawasan yang penting diteliti baik untuk keperluan tugas pengawasan maupun untuk pengembangan karirnya

42

1

Menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif Kemampuan menyusun proposal penelitian pendidikan baik proposal penelitian kualitatif maupun penelitian kuantitatif

43

1

Melaksanakan penelitian tindakan untuk pemecahan masalah pendidikan dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya Kemampuan melaksanakan penelitian untuk pemecahan masalah pendidikan dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok tanggung jawabnya

44

1

 

 

 

  Mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif Kemampuan mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif

45

1

Menulis karya tulis ilmiah (KTT) dalam bidang pendidikan dan atau bidang pengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan Kemampuan membuat karya tulis ilmiah (KTT) dalam bidang pendidikan dan atau bidang pengawasan dan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan

46

1

Menyusun pedoman/ panduan dan atau buku/ modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan di sekolah Kemampuan menyusun pedoman/panduan dan atau buku/modul yang diperlukan untuk melaksanakan tugas pengawasan

47

1

Memberikan bimbingan kepada guru tentang penelitian tindakan kelas, baik perencanaan maupun pelaksanaannya di sekolah Kemampuan memberi bimbingan menulis penelitian tindakan kelas, baik perencanaannya maupun pelaksanaannya

48

1

Kompetensi sosial Bekerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka meningkatkan kualitas diri untuk dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Mampu bekerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas diri dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya

49

1

Aktif dalam kegaitan asosiasi pengawas sekolah Berperan aktif dalam organisasi APSI

50

1

 

Tabel 02. Kuesioner Kompetensi Pengawas Sekolah SD

No

Pernyataan

SL

SR

KK

JR

TP

Sebagai pengawas sekolah dasar program kunjungan ke sekolah-sekolah binaan disusun sendiri tanpa bantuan teman-teman          
Pelaksanaan tugas ke lapangan harus sesuai dengan apa yang telah disusun          
Sebagai pengawas sekolah semestinya sigap dalam memecahkan masalah-masalah yang ada walupun tidak ada honor untuk itu          
Kemampuan pengawas untuk menentukan hal-hal baru tentang pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni merupakan tugas murni dari seorang pengawas sekolah          
Motivasi kerja guru-guru harus tumbuh dari dirinya sendiri. Pengawas perlu mengupayakan hal ini secara maksimal          
Sebagai pengawas sekolah tidak harus menguasai teknik-teknik dan prinsip-prinsip supervisi          
Pembuatan program kepengawasan tidak harus sesuai dengan visi dan misi sekolah          
Pembuatan program kepengawasan tidak harus sesuai dengan tujuan dan program sekolah          
Sebagai seorang pengawas sekolah SD tidak mesti menyusun metode-metode kerja          
Sebagai seorang pengawas sekolah SD tidak mesti menyusun instrumen yang diperlukan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi          
Sebagai pengawas dituntut mampu menyusun laporan hasil kepengawasan          
Perencanaan tindak lanjut hasil pengawasan bagus sekali apabila pengawas mampu membuatnya          
Manajemen peningkatan mutu berisi peningkatan mutu pendidikan untuk melewati standar nasional pendidikan          
Seorang pengawas juga dituntut menguasai cara-cara bimbingan dan konseling          
Kelebihan dan kekurangan kepala sekolah dan guru perlu dicek untuk penentuan hasil dalam pelaksanaan tugasnya          
Untuk membantu kepala sekolah mempersiapkan akreditasi sekolah tidak perlu memiliki kemampuan memantau 8 standar pendidikan          
Pengawas harus memahami konsepl, prinsip, teori dasar, karakteristik dan kecendrungan tiap mata pelajaran          
Memahami konsep, prinsip, teori/teknologi, karakteristik proses pembelajaran adalah tugas seorang pengawas          
Memahami kecendrungan proses pembelajaran adalah tugas pengawas sekolah          
Perkembangan silabus berdasar standar isi dan standar kompetensi lulusan adalah tugas guru dan pengawas          
Perkembangan silabus berdasar kompetensi dasar dan prinsip-prinsip pengembangan silabus bukan tugas pengawas          
Kemampuan guru memilih strategi, metode dan teknik pembelajaran bukan tanggung jawab pengawas          
Kemampuan guru menggunakan strategi, metode dan teknik pembelajaran bukan tanggung jawab pengawas          
Pembimbingan dalam membuat RPP yang benar sesuai acuan bukan tugas pengawas          
Kemampuan membimbing guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas atau di lab bukan tugas pengawas          
Membimbing guru melaksanakan pembelajaran yang baik di kelas, di lab dan di lapangan adalah tugas pengawas          
Kemampuan membimbing guru dalam mengelola media pendidikan dan fasilitas pembelajaran tiap mata pelajaran selalu merupakan tugas pengawas          
Kemampuan membimbing guru dalam merawat meida pendidikan dan fasilitas pembelajaran selalu merupakan tugas pengawas          
Kemampuan membimbing guru dalam mengembangkan dan menggunakan media pendidikan dan fasilitas pembelajaran selalu merupakan tugas pengawas          
Aspek-aspek yang penting dimotivasi bagi guru adalah pemanfaatan teknologi informasi          
Kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan tidak perlu disusun oleh pengawas          
Kriteria dan indikator keberhasilan pendidikan tidak perlu disusun oleh pengawas          
Penentuan aspek-aspek yang penting dinilai dalam tiap mata pelajaran tidak perlu dibimbing oleh pengawas          
Menilai kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawabnya bukan merupakan kompetensi pengawas          
Menilai kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran bukan kompetensi pengawas SD          
Memantau guru mengajar di kelas adalah kompetensi pengawas sekolah dalam dimensi evaluasi pendidikan          
Membuat analisis hasil pemantauan pembelajaran untuk meningkatkan mutu dan perbaikan pembelajaran adalah kompetensi evaluasi pendidikan seorang pengawas SD          
Membina guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan mutu pembelajaran adalah kompetensi pengawas          
Mengolah hasil penilaian kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah merupakan tugas yang harus dikuasai pengawas          
Menganalisis hasil penilaian kinerja kepala sekolah, guru dan staf sekolah dilakukan dengan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif          
Pendekatan, metode dan jenis penelitian yang bukan contoh yang benar adalah pendekatan kualitatif, metode deskriptif, jenis penelitian tindakan          
Contoh penentuan masalah penelitian bagi pengawas adalah bukan masalah penerapan MPMBS          
Proposal penelitian adalah yang bukan kualitatif dan yang bukan kuantitatif          
Kemampuan melaksanakan penelitian adalah bukan untuk memecahkan masalah pendidikan dan perumusan kebijakan pendidikan yang bermanfaat bagi tugas pokok dan tanggung jawab pengawas          
Kemampuan mengolah dan menganalisis data hasil penelitian pendidikan baik data kualitatif maupun data kuantitatif adalah bukan kompetensi penelitian dan pengembangan pengawas sekolah SD          
Kemampuan membuat karya tulis ilmiah (KTI) dalam bidang pendidikan dan/atau bidang pengawasan dan kemampuan memanfaatkannya untuk perbaikan mutu pendidikan. Contohnya adalah membuat PTK, meneliti bidang pengawasan sendiri, mencek kesimpulannya untuk disarankan pada kepala sekolah dan guru dalam perbaikan mutu pendidikan          
Menyusun pedoman/panduan dan buku/ modul adalah kompetensi pengawas sekolah SD          
Membimbing cara menulis karya ilmiah harus dilakukan oleh setiap pengawas walaupun pengawas tersebut tidak tahu cara menulis karya ilmiah          
Bekerjasama dengan berbagai pihak dalam upaya peningkatan kualitas diri dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab pengawas adalah kompetensi pengawas sekolah dalam dimensi kompetensi sosial          
Ikut aktif dalam organisasi APSI adalah tugas yang wajib dilaksanakan seorang pengawas SD          

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s